Pulang Basamo IKBAL Sakato 2026 Diikuti Ratusan Perantau
Ratusan perantau Batu Taba mengikuti keberangkatan Pulang Basamo IKBAL Sakato 2026 dari Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Ratusan Perantau Batu Taba Ikuti Pulang Basamo IKBAL Sakato dari Jakarta
Ratusan perantau asal Batu Taba memadati kawasan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Kamis (21/5/2026). Mereka bersiap mengikuti kegiatan Pulang Basamo IKBAL Sakato menuju kampung halaman di Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, menjelang Idul Adha 1447 H.
Sejak pagi, para peserta sudah berdatangan dengan membawa tas dan koper. Suasana keberangkatan terasa penuh semangat, seiring kerinduan para perantau untuk kembali ke kampung halaman dalam momentum baliak ka kampuang.
Kegiatan Pulang Basamo ini digagas oleh Ikatan Keluarga Besar Batu Taba (IKBAL) sebagai wadah mempererat silaturahmi antarperantau sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kampung halaman.
Tahun ini, program tersebut mengusung tema “Bersama Kita Kuat, Basamo Kito Mambangun Kampuang Halaman”. Tema ini menjadi cerminan semangat kebersamaan para perantau untuk ikut berkontribusi dalam membangun daerah asal.
Antusiasme Peserta Pulang Basamo IKBAL Sakato
Penasehat IKBAL, Musri Efendi, SH, MKn, turut melepas langsung keberangkatan rombongan Pulang Basamo. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan peserta agar mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan panitia.
Ia menyampaikan bahwa bus dijadwalkan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB. Karena itu, peserta diminta datang tepat waktu agar perjalanan dapat berjalan sesuai rencana.
Musri Efendi juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan selama perjalanan. Ia berharap para perantau dapat saling membantu dan saling mengingatkan hingga rombongan tiba dengan selamat di kampung halaman.
Untuk menunjang keberangkatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 10 unit bus Gumarang Jaya yang akan mengangkut peserta Pulang Basamo IKBAL Sakato tahun ini.
Suasana di area keberangkatan tampak ramai sejak pagi. Meski dipadati peserta, proses keberangkatan tetap berjalan tertib. Para perantau terlihat saling berbincang dan melepas rindu sambil menunggu giliran naik ke bus yang telah disiapkan panitia.
Program Pulang Basamo Jadi Pengalaman Berkesan
Salah seorang peserta, Yenelli (56), perantau asal Bogor, mengaku sudah tiba di lokasi sejak pagi hari sesuai jadwal yang ditentukan panitia. Ia berangkat bersama sang suami untuk mengikuti rombongan Pulang Basamo tahun ini.
Bagi Yenelli, mengikuti program Pulang Basamo memberikan pengalaman berbeda dibanding perjalanan mudik yang biasa ia lakukan sebelumnya.
“Baru kali ini saya ikut Pulang Basamo. Rasanya sangat berkesan karena bisa pulang bersama-sama dengan banyak perantau lainnya,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu para perantau Nagari Batu Taba, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan pulang kampung karena berbagai alasan.
Menurutnya, keberadaan program Pulang Basamo membuka kesempatan bagi banyak perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga setelah lama merantau di luar daerah.
Yenelli berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar silaturahmi antarperantau tetap terjaga dan semakin banyak warga Minang bisa menikmati suasana pulang kampung bersama keluarga.
(ST Sati)
Program Pulang Basamo diharapkan terus menjadi wadah mempererat silaturahmi antarperantau sekaligus menjaga hubungan dengan kampung halaman.
Komentar
Posting Komentar